Integrasi Sosial Petani dalam Bingkai Pertanian Berkelanjutan

01.23

Buku ini ditulis oleh Dosen Sosiologi FISIP Universitas Halu Oleo yang disubstansikan dari hasil penelitian disertasi doktor pada Program Studi Ilmu Pertanian Konsentrasi Pengembangan Masyarakat PPs Universitas Halu Oleo Kendari. Buku ini mengkaji fenomena masyarakat petani yang heterogen dari aspek sosial, ekonomi, dan budaya. Berbagai perbedaan tersebut tidak menjadi potensi disintegrasi sosial, melainkan justru menjadi alat perekat integrasi sosial bagi petani dalam melangsungkan sistem pertanian berkelanjutan.

Integrasi sosial dalam pertanian berkelanjutan berarti konsensus, kerjasama, musyawarah dan toleransi sesama petani dalam mendukung keberlanjutan ketersediaan air sesuai kebutuhan, bekerja bakti menjaga kualitas dan ketersediaan air berlandaskan gotong royong, diikuti pengawasan dan pengaturan oleh petugas P3A, serta petugas ulu-ulu, keberlanjutan kualitas dan produktivitas tanah, melalui pergiliran tanaman, mendukung terciptanya struktur dan kesuburan tanah, melalui rapat musyawarah desa dan memutuskan supaya petani menggunakan pupuk organik, pengendalian serangga dan hama penyakit tanaman, melalui penggunaan pestisida nabati, dan keberlanjutan pemasaran oleh petani, pedagang pengumpul dan pedagang besar.

Pertanian berkelanjutan melalui usahatani sawah memperhatikan ekologi, menjamin ketersediaan pangan, memenuhi kebutuhan dasar manusia, memelihara integritas budaya dan spritualitas masyarakat dan mampu beradaptasi dengan dinamika usahatani kontemporer. Keberhasilan pertanian berkelanjutan ditentukan kesadaran kolektif yang terwujud sebagai integrasi sosial pada usahatani sawah, membutuhkan pengaturan irigasi, pemupukan, penggunaan pestisida, menentukan pilihan tanaman pembagian waktu kerja yang dilakukan secara serentak.

Substansi buku ini menyajikan bagaimana perbedaan kondisi sosial dan ekonomi petani sawah yang mendukung proses integrasi sosial, dan bagaimana proses integrasi sosial berlangsung pada petani sawah yang heterogen, mencakup nilai-nilai yang dikembangkan, norma-norma yang menopang dan proses adaptasi yang mendukung pertanian berkelanjutan. Materi dalam buku ini sangat aktual menoropong realitas integrasi sosial petani kontemporer, disajikan dalam bahasa yang mudah dipahami, dan disertai analisis mendalam. Karena itu, buku ini sangat penting dijadikan sebagai referensi di kalangan mahasiswa, akademisi, dan praktisi di bidang pertanian.

» Terimakasih telah membaca: Integrasi Sosial Petani dalam Bingkai Pertanian Berkelanjutan
Sebarkan Melalui:

0 Response to "Integrasi Sosial Petani dalam Bingkai Pertanian Berkelanjutan"

Posting Komentar