Tampilkan postingan dengan label Ekonomi.html. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi.html. Tampilkan semua postingan

Sistem Ekonomi Indonesia

17.22
Ukuran             : 14,5 x 21 cm
Ketebalan          : viii+ 119 hlm.;
ISBN                : 978-602-61980-5-1
Sinopsis 
Pengembangan ekonomi masyarakat pedesaan merupakan pengejewantahan dari sistem ekonomi Indonesia yang berlandaskan pada sistem ekonomi Pancasila sebagaimana dituangkan dalam pasal 33 Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Olehnya itu, pertumbuhan ekonomi dapat berjalan dengan baik jika ekonomi lokal yang berbasis pada ekonomi masyarakat pedesaan dapat tumbuh dengan baik.
Materi buku ini memuat kompetensi dasar mata kuliah Sistem Ekonomi Indonesia yang disajikan secara apik dan sistematis, sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Setiap uraian materi dalam buku ini memuat pengertian dasar dan intisari pembelajaran yang diuraikan secara lengkap dan jelas. Karena itu, buku ini sangat relevan menjadi salah satu referensi bacaan kepada mahasiswa, akademisi, dan pemerhati sosial ekonomi.

Reproduksi Sosial Pemulung dalam Multi Kepentingan Aktor

23.15


Penulis: Dr. M. Ihsan Darwis, M.Si.
Editor: Dr. H. Amiruddin, M.Pd.
ISBN: 978-602-60907-3-7


Buku hasil riset disertasi ini pada prinsipnya menguraikan tiga hal pokok. Pertama, uraian tentang habitus yang mendasari praktik sosial pemulung di arena TPAS Tamangapa yang berlangsung dalam dinamika habitus warga penduduk asli dengan habitus warga pendatang. Habitus pemulung secara kolaboratif membentuk habitus baru pada komunitas pemulung dalam praktik sosial pemulungan dan praktik sosial penanganan sampah. Kedua, Kontestasi dalam reproduksi sosial komunitas pemulung di arena TPAS Tamangapa berlangsung dalam relasi tiga aktor utama yang berkepentingan, yakni kontestasi antar pemulung, kontestasi antar Caleg, dan dan kontestasi antar calon Pilwalkot. Ketiga, Kontestasi dari multi kepentingan aktor dalam arena TPAS Tamangapa telah mengkonstruksi realitas baru (reproduksi sosial baru), meliputi konstruksi modal sosial di kalangan komunitas pemulung, dan konstruksi simbolik TPAS Tamangapa sebagai TPA “Bintang Lima”.

Kemiskinan Nelayan Suku Bajo

02.49
Penulis: Sahrul
ISBN: 978-602-74618-6-4
Sinopsis:
Kemiskinan merupakan problematika yang bersifat multidimensional, dimana ada banyak faktor penyebabnya, sehingga kemiskinan di Indonesia masih tetap menjamur khususnya yang terjadi pada suku Bajo. Ketimpangan struktural adalah salah satu penyebabnya. Perihal ini dikarenakan oleh dua faktor yakni struktur dan superstruktur. Kondisi ekonomi masyarakat nelayan yang memperihatinkan dijadikan peluang oleh pemilik modal untuk mengekspolitasi mereka. Inilah fakta empirik yang peneliti sebut sebagai struktur. Selain itu, regulasi pemerintah yang membatasi ruang gerak nelayan pun ikut memengaruhi pendapatan nelayan. Inilah yang peneliti sebut sebagai superstruktur.
Buku ini akan mengantar pembaca dalam melihat kondisi masyarakat yang termarjinalkan secara ekonomi dengan pendekatan teori yang mudah dicernah dan dipahami. Dalam buku ini, peneliti menggunakan teori struktural fungsional, strukturasi, dan kapitalisme sebagai dasar dan penguat penelitian ini.

Keluar dari Kemiskinan

15.22
Penulis: Dr. Elpisah, SE., M.Pd.
ISBN: 978-602-74618-3-3
Sinopsis: 
Buku Keluar dari Kemiskinan yang ditulis oleh Dr. Elpisah, SE., M.Pd ini telah menambah referensi tentang strategi pengentasan kemiskinan di perkotaan. Buku yang disarikan dari disertasi ini menguraikan strategi pengentasan kemiskinan melalui program PNPM Mandiri Perkotaan. Buku ini dipandang penting menjadi referensi bagi fasilitator, pemerintah, pemerhati sosial, mahasiswa, peneliti, dan akademisi.

Strategi Pengembangan Ekonomi Masyarakat

15.05
Penulis: Adi Sumandiyar
ISBN: 978-602-74618-1-9
Sinopsis: 
Masyarakat Indonesia percaya bahwa pembangunan masyarakat merupakan alat untuk membawanya kepada tatanan kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. Selain itu, masyarakat juga menginginkan bahwa dengan adanya program pembangunan ini maka kehidupan ekonomi mereka akan segera terobati lewat berbagai jenis suplemen yang diberikan oleh Pemerintah. Hal ini berarti bahwa kendati secara simbolik masyarakat menginginkan agar segera keluar dari tekanan dan jeratan kemiskinan, namun di waktu yang bersamaan pula, Pemerintah harus lebih jeli dan peka terhadap situasi dan kondisi agar suplemen tersebut sesuai dengan kebutuhan masyarakat, yakni Bantuan Langsung Masyarakat dan Program Simpan Pinjam. Untuk itu buku ini adalah salah satu sumber acuan yang pantas untuk mengeksplorasi fenomena pembangunan masyarakat di Indonesia.